Menguak SOP Standar Bank Syariah, Sudah Tahu ?


Sudah tahu apa itu SOP ? SOP yang merupakan singkatan dari Standard Operasional Prosedur adalah sebuah sistem yang disusun oleh perusahaan dengan tujuan untuk memudahkan, merapikan, serta menertibkan seluruh pekerjaan yang ada di perusahaan tersebut. Dalam perbankan syariah pun, tentu menetapkan SOP yang sesuai dengan syariat islam. Seperti apa SOP tersebut? Simak ulasannya berikut ini. 

Standar Operational untuk Bank Syariah

1. Sikap yang Harus Dimiliki
Sikap untuk customer service, teller, maupun satpam haruslah memberikan sikap yang baik dalam melayani pelanggan. Untuk customer service, standar operasional yang harus diikuti adalah waktu tunggu hanya sekitar 1 menit, sedangkan waktu antrinya 45 menit. Seorang customer service harus selalu tersenyum kepada nasabah, baik dalam pelayanannya maupun dalam mengakhiri.
Untuk bagian teller peraturan yang harus mengikuti standar operasional adalah waktu tunggu 30 detik dan waktu antri 5 menit. Ketika menyapa nasabah pun wajib mengucapkan salam, sama seperti customer service. Seorang teller harus memperkenalkan diri, serta menawarkan bantuan kepada nasabah. Seorang teller harus fokus kepada seorang nasabah, dan tidak mengerjakan transaksi lainnya.
Lantas apa itu sop dalam segi sikap untuk karyawan lainnya ? pada karyawan yang bertugas sebagai Satpam, sesuai dengan standard prosedurnya yaitu harus berdiri tegap dan tersenyum kepada nasabah yang memerlukan bantuan. Seorang satpam juga bertugas untuk membukakan pintu, maupun memberikan pengarahan seperti nomor antrian kepada setiap nasabah yang datang. 

2. Kejelasan Peraturan dalam Bank Syariah
Sebagai bank syariah, tentu ketentuannya berbeda jika dibandingkan dengan bank pada umumnya. Dalam peraturan bank syariah, seluruh penjelasan untung dan rugi wajib diberitahukan kepada nasabah. Hal ini karena menurut syariat Islam, diusahakan untuk menghindari riba. Oleh karena itu ketika seorang nasabah datang untuk meminjam, petugas wajib memberitahu keuntungan serta kerugian yang akan didapat.  

3. Pengorganisasian
Pengorganisasi pelayanan adalah tahapan untuk membagi pekerjaan dengan lagi mudah, setiap jabatan tentu mempunyai tugasnya masing masing. Oleh karena itu, perlu adanya pengorganisasian untuk memberikan wewenang kepada setiap karyawan yang bertugas tersebut. Dengan pengorganisasian ini pula, setiap karyawan dengan jelas mengetahui tugas dan tanggung jawab mereka.
Umumnya pada bank syariah, pengorganisasian ini pun akan diperlihatkan secara transparan. Lalu sepenting apa itu sop pengorganisasian ini ? Dengan adanya kerangka organisasi, setiap nasabah yang datang dapat mengetahui kepada siapa mereka meminta bantuan, serta mengetahui siapa yang akan bertanggung jawab jika ada sebuah kesalahan. Kerangka organisasi ini dibuat sedemikian rupa, agar terlihat dengan jelas dan mudah untuk dimengerti. 

4. Proses Actuating
Bank syariah tentu mengutamakan kepuasan pelanggan, dalam memberikan pleyanan kepada nasabah. Proses actuating atau proses penggerakan adalah proses yang dilakukan dengan melaksanakan pemeriksaan pelayanan kepada customer service, teller, hingga satpam yang bertugas di bank tersebut.
Dengan proses pemeriksaan pelayanan ini, maka perusahaan bank syariah dapat mengetahui bagaimana pelayanan yang diberikan kepada nasabah dari karyawan yang bertugas. Dengan adanya proses actuating ini pula, sebuah bank syariah dapat melakukan peningkatan dalam hal pelayanan kepada nasabah untuk lebih baik lagi. 

5. Controlling atau Pengendalian
Pengawasan umumnya dilakukan selama 2 kali dalam setahun, namun sepenting apa itu sop controlling dalam bank syariah ? pengawasan ini dilakukan untuk melihat apakah kinerja karyawan bank syariah sesuai dengan standar operasional yang seharusnya. Dengan adanya pengawasan ini jika seorang karyawan baik itu customer service, teller, maupun satpam melakukan kesalahan dapat langsung diperbaiki dengan cepat.
Dalam membangun standard operasional prosedur untuk bank syariah, tentu berbeda dengan SOP bank pada umumnya. Hal ini karena SOP bank syariah mengedepankan syariat Islam, yaitu mengutamakan ketransparan transaksi tanpa adanya riba. Dalam peraturan standarnya pun setiap karyawan yang bertugas harus selalu memberikan salam, serta secara maksimal membantu setiap nasabah.

Komentar

Postingan Populer